I love you because Allah swt
Yap,itulah kalimat yang terlontar dari bibirku saat ini. Pertama kali hal yang kurasakan, dari pertama aku mengenal seorang makhluk laki-laki yang diciptakan sang pencipta, baru kali ini aku melontarkan kalimat itu..
Senang bukan main,pasti!!.. tapi aku baru menyadari, betapa bersyukurnya aku mengucapkan kalimat itu ketika aku berusia hampir masuk di umur 20 tahun *tidak lebih dari 1 bulan lagi. Yang notabennya itu bukanlah umur yang merasakan “cinta monyet”, ato dimasa-masa “pubertas” atau dikatakan “cinta sesaat”.
Aku justru berpikir, aku tak ingin menjadi seorang wanita biasa, menjadi wanita yang menjadikan hal bahwa menyukai pria, dan sedang dalam proses pendekatan dengan pria mengarah ke yang namanya status “pacar*n”.. sama sekali tidak.
Aku ingin menjadi seorang wanita yang benar-benar mengerti bahwa makna “cinta” kepada lawan jenis itu apa? dan yang halal itu bagaimana?
Jujur, memang tak munafik bagi diriku bahwa hal yang didapati dengan teman-teman ku pada umumnya “yang udah punya pacar” juga ingin ku rasakan, tapi kalo diambil angka dari 0 sampai dengan 9, maka nilai keinginan ku itu hanyalah 3, sementara 7 diantaranya aku simpan,,dan kupersiapkan dengan matang bahwa aku ingin merasakan “pacaran” setelah ijab qabul terlontar dari suami ku *amin..
Sungguh makhluk Allah swt,ini sangat hebat. Dia yang pertama membuat ku berdoa untuk dapat berjodoh, berdoa untuk dapat menjadi wanita yang baik (yang berharap untuk mendapat laki-laki yang baik), berdoa untuk selalu dijaga martabat ku sebagai wanita agar aku mendapatkan laki-laki seperti dirinya yang aku berpikir bahwa diapun melakukan hal yang sama.
Memang tak pernah berbicara kontak mata, tapi cukup hanya dengan (chat di yym sebanyak 2x) membuat ku malah menjadi-jadi, bertambah tiap harinya untuk menyukai, dan berdoa untuk dapat berjodoh dengan dirinya..*amin..amin..amin..
Sungguh, aku harus bersyukur Allah swt menciptakan manusia seperti dirinya, manusia yang membuat aku yakin bahwa dy sangat layak menjadi seorang pemimpin, imam dalam sebuah keluarga dan menjadi suami, ayah dari keturunan ku nanti..amin..
Aku sendiri bingung, kenapa kalimat dalam tulisan ini sangat terlalu dewasa, *kesannya dan sangat tidak mengambarkan diriku sehari-hari. seorang wanita yang kata orang terdekat ku (sistematis, lugu ngak jelas, nekad-an, bhkn tmn2 cowok ku mengatakn bhwa trkdng trliht sisi *tomboy* nya,dan msih bnyak lagi),,tapi dibalik itu semua aku tetap wanita, tetap menangis, tetap cengeng, tetap manja, wanita abis..!! tapi dibalik itu semua aku lebih suka ketika aku berdoa untuk terus mencitai seorang makhluk Allah swt itu untuk dapat menjadi seorang imam bagi ku..*amin..amin..amin..
Syndrome mendekati umur 20, mungkin terlalu cepat aku memikirikan hal ini dan berbicara hal seperti ini, tapi sungguh ini yang ada dalam pikiran ku, ini yang menbuat ku menjadi bergairah bahwa aku sudah besar, bahwa aku benar-benar merasakan nikmat “cinta” yang diberikan Allah swt pada ku. Mencintai dan menyukai seorang pria yang membuat ku berdoa untuknya, *bukan untuk menjadi seorang pacar, bahkan jauh dari itu menjadi seorang yang halal bagiku ..amin..
Ya robb,, sesungguhnya dari mulai aku mengenal pria, aku belum pernah merasakan hal seperti ini, merasakaan hal yang beda, padahal tak pernah bertegur sapa secra langsung, tapi cinta itu ada, baggiku mimpi dengannya membangun rumah tangga telah terbayang dan aku suka ya robb,,sangat suka..
Aku mencintainya, tapi aku lebih mencintai mu, karena Aku mencintainya karena Mu Ya Robb.. Kabulkanlah doaku, ketika nanti diwaktu yang tepat, dan diwaktu yang Engkau atur pula pertemuan jodohku dengan dirinya..amin..
Selesai…

Advertisements