Catatan buat “mama”..
Mama.. satu kata, empat huruf, satu panggilan, terdiri dari dua suku kata. Tahukah bahwa dari 4 huruf itu,2 suku kata itu,1 kata itu dan satu panggilan itu membuat banyak cetakan-cetakan orang hebat di bumi ini. Memberikan kontribusi yang besar pada dunia. Menciptakan pemimpin-pemimpin terhebat didunia.
Mama, seorang wanita yang bila ditandingin kekuatannya dengan seorang petinju sekalipun,seorang amam jauh lebih kuat dari itu. Seorang wanita yang lebih hebat dibanding dari orang yang hebat yang menemukan planet baru di antariksa sana, seorang wanita yang jauh lebih pintar mengobati dari seorang dokter yang menemukan obat anti HIV-AIDS sekalipun. Hanya satu kata, dia hanya punya “cinta”..ya cinta pada sang anak yang mampu mengalahkan itu semua. Sangat kuat bukan?
Terbayang bagaimana dia mempunyai kekuatan seperti itu, yang melebihi kekuatan dari bom atom, yang kecepatan untuk mendeteksi anaknya sedih,bahagia,melebihi kecepatan cahaya, yang merasakan apa yang anaknya rasakan melebihi sang koki terkenal untuk merasakan masakan istimewa.. itu semua kalah dengan hal yang namanya “cinta” dari ibu.
Seandainya bisa diukur rasa “sayang, cinta, kasih” mereka kepada anaknya, mungkin berpuluh2, beribu2,alat untuk menghitung jarak,panjang, lebar, tinggi,,tak mampu untuk mengukurnya. Seandainya bisa di jumlahkan rasa “perlindungan, doa, ikhlas” nya mereka pada kita sang buah hatinya mungkin berjuta, bermilyar kalkulator yang sampe 100milyar digit pun tak mampu untuk menghitungnya..
Apalagi yang kurang dari seorang mama??? Mungkin satu atau dua dari sekian ribu kebaikan mereka pada kita anaknya, tapi apa pantas kita utnuk mengatakan bahwa itu merupakan kesalahan terbesar, tanpa kita runut dari awal bagaimana dia kepada kita. Bahkan saya pernah bertanya ke mama, gimana rasa sayang mama ke anaknya.. “bahkan nyamuk yang menghinggap pun, dan menggigit kulit sang anak, mama berkata dan menangis: maafin mama sayang,,cup..cup..” bahkan nyamuk saja dari awal kita tak mengerti apa-apa , mama sanggup untuk mengatakan untuk minta maaf,tanpa kita tahu kenapa, begitu besar cinta mama sama kita anaknya..
Kita mampu berkontribusi pada tiap hal yang kita kerjakan, yang membuat kita memiliki harga didepan orang banyak, semua segan pada kita, semua orang menghargai dan menghormati kita… tapi, apa sudah ada yang kita berikan pada ibu kita?
Sudah berapa banyak kita memberikan sebuah simpul senyum bahagia pada mama? Sudah berapa banyak kita membuat mama mengekuarkan air mata terharu melihat kita? Sudah berapa banyak kita membuat hatinya lepas, tanpa ada beban pada kita? Sudah berapa banyak waktu yang kita luangkan untuk nya? Sudah berapa banyak hal yang udah kita lakuin buat mama??
Jujur, saya”rivemi gusyanti” mengatakan bahwa saya belum melakukan banyak hal pada mama.,!!
Bahkan bila air mata dikumpulkan 50 ember pun*lebay tak bisa membayar air mata mama untuk kita,..
Astaghfirullah…mama,maavin memi yang belum bisa membuat mama bahagia, membuat mama menangis terharu bahagia, membuat hati mama lepas tanpa beban ama memi..
Apa bisa memi seperti mama nantinya? Apa bisa memi seperti mama yang ikhlas,sabar, pada anaknya??
Allahualam..
Catatan buat “mama” saya tulis dengan mata yang berkaca seakan mengambarkan bahwa begitu hebat mama ku, sangat hebat.. benar-benar tak ada alasan membuat mama sedih.. maafin memi ma..maafin memi..
Ini saya persembahkan dihari ulang tahun mama

Memi&Mama
MeMi saYang Mama
yang ke – 49.. semoga mama selalu diberkahi kesehatan, kesabara, rezeki, berkah,dari Allah swt.. terima kasih telah melahirkan vemi ma..terima kasih atas cinta,sayang, yang tak kan pernah bisa memi ganti sekalipun..tak akan pernah bisa..
Selamat ulang tahun mama.. “memi sayang mama”..!!! (08 januari 2011)