Kamis, 31 maret 2011
11.18 pm
Derita ku Terdapat Di Kawat2 Ini..
Yah,malam2 menunggu datangnya bulan april yang sebenarnya tidak pernah terpikirkan sudah masuk bulan apa, besok tanggal berapa dan besok akan terjadi bagaimana,,, seperti itulah sikon ku saat ini.
Dengan tangan yang udah lecet,mata yang ngantuk, badan yang pegel2, dan kawat yang patah serta model stone yang telah keropos pada bagian gigi-gigi nya,sangking kuat si wire menekan si gigi.
Tidak ada bayangan bahwa ini kawat ternyata merupakan penderitaan bagi mahasiswi kedokteran gigi yang sangat sering sekali bermasalah dengan kawat, seakan mendengar dan mnegetahui “wire”, dari berbagai ukuran telah beribu banyak bayangan yang ada didalam otak ini.
Derita ku Terdapat di kawat ini, begitu judul tulisan yang saya ambil di 30 menit menjelang tengah malam, yang mungkin sebagian teman2 saya sudah pada berleha untuk menjelang praktikum ortho besok,,, membuat “labial bow” ,, dengan berbagai macam bentuk dan gaya serta teknik dan sedikit darah yang keluar membuat saya begitu menghargai jasa si pembuat kawat dari berbagai macam bentuk, bukan hanya kawat untuk meratakan gigi, bahkan saat membuat “labial bow” pun saya membayangkan tukang kawat yang membuat pagar dari bentukan kawat yang bermacam bentuk.
Susahhh sekalii!!! Itu pertama kali yang saya keluarkan ketika saya bertemu dengan si kawat2 nakal ini, dengan pengalaman yang baru saja di mulai ketika “prosthodonti 1 “ dengan membuat “klamer C”,, seperti saya pikirkan kenapa sehhh mesti makek kawat,, *mungkin itu pertanyaan bodoh atau apalah,tapi yang jelas kawat membuat diri ini menjadi tahan banting,,dengan berulang2 membuat, dan dengan berulang2 juga patah itu kawat sebelum waktunya, dan dengan membuat saya berpikir beribu2 kali,, gimana yah sekolah si “spesialis ortho”.. mungkin dengan memejamkan mata dan dengan kurun waktu 10 menit,,taraaanngggg…”labial bow”,,telah siap,, atau “klamer C” telah mantap dan cekat.. begh,,, sayang jempol saya hanya 4,, kalo missal 10 mantap tuh di angkat semua buat para spesialis ortho…
Sedikit bosan dengan keadaan ini, dan seusaha mungkin untuk tidak lari dari si kawat 0,7 yang membuat begitu banyak tanda metal bak preman yang banyak besetan sana sini… tapi, bukan anak KG yang bila tangannya tanpa ada plester sedikit di balik2 jari, sedikit merah, sedikit bengkak, bahkan sedikit kasaarr,,, *mungkin keluarlah kalimat “mesti pedi medi sekalipun, ibaratnya serpihan kertas pasir udah nemepl di tangan dan bahkan udah sangattt lekat di tangan,,maaff saudari2 sepertinya black list aja jadwal agenda untuk perwatan,,sebelum amplas itu dimusnahkan dalam praktikum..”,,huuhuu…
Kembali ke kawat, sampai saat ini saya belum menemukan jurus terjitu untuk membuat si kawat dapat berdamai dengan saya ketika saya ingin memulai suatu hubungan yang sangat baik dengannya,, sangat baik,,entah kenaapa selalu aja terkesan si kawat ngajak rebut,ngajak duel,, sensitiifff sekali sama jari jemari saya… tapi saya tidak pernah bosan untuk menunggu kepastian dari nya apa yang mesti saya lakukan dan bagaimana seharusnya saya memperlakukan dia layaknya yang dia inginkan..*efek kepusingan dengan si wire..
Ah,,mungkin udah saatnya saya memikirkan bagaimana si kawat ini dapat menempel sesuai dengan saya inginkan,, jadikan dunia kedokteran gigi,dunia kawat, dunia klamer itu menyenangkan,,sangat menyenangkan..*very nice..
Ya Allah ya Robb,,,jadikan jari jemari ini lincah layaknya ketika saya mengetik tulisan ini, lancar, tanpa luka, menyenangkan, dan sangat menikmati.. jadikan praktikum ortho besok dipermudah,,dipermudah,dan dipermudah…amin..amin..amin.. ya robb.. 

Advertisements