entah apa yang ada dalam pikiran ku saat ini. ketika malam telah larut aku masih berada didepan laptop kesayangan ku,, sembari menanti mata ini merasakan ngantuk dan otak menyuruh tidur. mengerjakan sesuatu hal yang sangat aku sukai yaitu “menulis”..entah apa yang ditulis tapi aku sangat suka menekan tombol2 yang ada dilaptopku,,mendengar tiap ketikan-ketikan jemari ku.. yah,,seperti kata bepe “ketika jemariku menari”..itu pula yang ku rasakan ketika menulis kalimat per kalimat ini.
terpikir oleh ku telah lama tidak memposting tulisan-tulisan ku di blog ini baik mengenai curhatan, inspiratif atau juga ilmu kedokteran gigi yang aku tekuni saat ini. yang hanya ku tahu adalah aku sangat menyukai waktu dimana aku menulis di blog ini. nikmat nya tidak tertandingi meskipun mataku saat ini telah berat dan otak ku menyuruh untuk tidur.

teringat tadi sore diriku ditelpon oleh tante ku yang ada di pamulang. “etek” panggilanku pada nya,,karena aku adalah keturunan sumatera barat tulen “batu sangkar, tanah datar, lintau ” adalah kampung kedua orang tuaku meskipun aku dilahirkan dan dibesarkan di Jambi tapi mama dan papa selalu mengatakan bahwa darah yang mengalir ditubuhku ini adalah darah Minang.. yah,,begitulah kata mereka,,, meskipun kalo boleh jujur aku sama sekali tidak pandai dalam berbahasa minang tersebut..
kembali dengan handphone ku yang berdering yang datang dari “etek ku” *adik mama*,,dia menelpon menanyakan kabarku, kuliah ku, masalahku,, dan masih banyak lagi.. sampai aku pun lupa apa saja yang dibicarakan,,tapi paling tidak intinya dapat ku serap. aku menceritakan kabarku,,aku sedang melakukan apa, kuliah ku,praktikum ku, masalah ku di kuliah, organisasi dan kehidupan pribadi ku.. semua ku ceritakan. dan semua ditanggap dengan baik oleh etek ku itu.
alhamdulillah pembicaraan cukup menyenangkan bagi ku,, akan tetapi tidak diakhir sesi. ketika 5 menit sebelum telpon berakhir,, etek ku berkata secara garis besar dia mengungkapkan.. “semua mendoakan memi kok nak,, ngak ada yang ngak bangga kalo vemi berhasil. semua keingginan vemi tadi insya allah bakal terkabul..mama itu selal doain untuk memi,,doa mama itu sangat manjur nak,,insya allah didenger ama Allah swt,,insya allah ya nak..vemi hanya berusaha dan berdoa aja..semua mendoakan memi…kami semua bangga ama memi..yang penting memi disana belajar dengan baik,, karena memi merupakan pencetus di keluarga mama yang insya allah akan menjadi “drg.”..amin.. etek doain juga kok nak” yah itulah sebagian sedikit kalimat yang diucapkan oleh “etek” ku itu.. *memi =panggilan ku dirumah..
mendengar itu aku hanya bisa diam dan hanya bisa mengaminkan saja,, karena berada disini,menuntut ilmu dinegeri orang bukanlah suatu hal yang gampang. hampir 3 tahun aku berada di negeri orang dan jujur,adaptasi masih sangat sulit bagiku. menahan “home sick”,menahan rindu, menahan batin, menaahan semua yang harus aku tahan disini dimana di rumah, dengan kedua orang tuaku aku dapat berekspresi sesuai yang aku inginkan. tapi ketika berada disini aku belajar memahami untuk hidup bersosialisasi dengan orang lain. memegang prinsip, dan menjalankannya dengan baik.
bersyukur memiliki mama yang terus mendoakan ku, papa yang tak pernah berhenti membuat ku untuk mengingat usaha ku sampai disini bila aku mulai putus asa, uni *kakak pertama ku* yang selalu menjadi kumpulan masalah-masalah ku dan dengan pengalamannya kuliah dulu mampu membuat ku mengikuti semua sistem kuliah ini, bg al *kakak keduaku* yang tidak pernah mengatakan “tidak” untuk tiap keinginanku di sini dan bg adi *kakak ketiga ku* yang tidak pernah ada kata stop untuk terus menghiburku ketika airmata ku bercucuran.. dan ternyata semua anggota keluarga ku yang berada jauh disana tak pernah juga berhenti mendoakan ku,, terima kasih..terimaa kasih banyak..
vemi janji akan membuat kalian semua bangga..suatu saat nanti hal yang vemi tulis dalam kertas yang berisikan impian vemi akan dapat menjadi kenyataan sesuai dengan yang kalian doakan..amin.. amin..amin ya robb..
🙂