Sempat ngomong kalo ngak bakalan ngeluarin air mata disaat pernikahan bg cian, tapi ternyata itu hanyalah fiktif belaka. Ngak segampangomongan yang udah dikeluarin, ternyata faktanya kelenjar lakrimalis ini pun bekerja dengan kehendak otak. Kesedihan emang ngak bisa ditutupi bahkan air mata adalah bukti valid dan nyata bahwa dengan air mata kesedihan tergambarkan. Kalo boleh dibilang ilmu ikhlas itu bener-bener susah banget untuk ngelaksanainnya, begitu juga dalam kasus ini Begitu banyak hal yang pengen saya tulis dalam blog ini, tapi keterbatasan pemikiran dan perasaan lah yang membuat saya menulis kalimat demi kalimat yang terbata-bata.
Saya memiliki 2 orang abang laki-laki yang begitu saya sayangi, dan telah begitu banyak saran serta wanti-wanti yang diberikan kepada saya bagaimana tips dan trik untuk mengatasi kesedihan jika abang laki-laki menikah yang secara tidak langsung seorang abang tersebut akan pergi meninggalkan rumah, hidup bersama sang istri, intensitas bertemu akan semakin berkurang, tapi tetap bersyukur karena masih ada jaringan telekomunikasi yang menyatukan 2 kota yang berbeda, 2 orang yang berjauhan, adik dan kakak yang sedang dilanda kerinduan.
Malam tanggal 20 November 2011 tepatnya malam setelah ba’da isya, saya makan malam dan pada saat itu entah kenapa air mata tanpa izin keluar dan jatuh yang membuat kedua bola mata ini bengkak, merah dan terlihat seperti tomat yang sedang masak. Nasi yang telah diletakkan diatas piring dan siap untuk dimasukkan kedalam mulut seakan begitu berat dan sangat sulit untuk ditelan, meskipun tidak ada sariawan,panas dalam, atau lain sebagainya yang biasanya menganggu proses pengunyahan dan penelanan. Secara fungsional semua organ didalam rongga mulut sangan optimal sesuai dengan pekerjaannya, akan tetapi hati dan pikiran lah yang membuat semua makanan terasa hambar, dan sangat sulit untuk ditelan.
Bg cian emang udah nikah, bang cian udah punya istri, kehidupannya telah mengalami perubahan dan peningkatan level.Entah apa yang saya takutkan, bagaimanapun juga tali darah, tali persaudaraan saya dan abang saya tidak akan pernah putus sampai kapanpun. Juga tidak ada namanya “Mantan Adik Kandung”.. tidak akan ada.
Sosok bang cian adalah laki-laki yang menjadi “Mario Teguh” disaat awal semester kuliah saya di KG UNSRI, memberikan suatu solusi yang langsung tepat sasaran ketika saya telah sampai dititik terendah. Memebrikan saya motivasi bahwa saya tidak sendiri, begitu banyak orang yang mendukung saya dibelakang saya, yang siap membantu saya dengan tidak pantang menyerah. Sosok yang tegas, dan bertanggung jawab serta begitu menyayangi adik perempuannya, memberikan surprise demi surprise yang tidak pernah terpikirkan oleh sang adik bahwa sang kakak telah menyiapkan sesuatu yang besar bagi sang adik.Itulah bang cian.
Tidak etis rasanya bila kesedihan yang saya utarakan pada nya, semestinya yang saya lakukan adalah terus mengirimkan doa untuk dia dan istrinya.Berdoa untuk menjadikan dia sebagai imam bagi keluarganya, suami yang baik bagi istrinya, ayah yang bertanggung jawab pada anaknya dan istrinya, dan tetap menjadi bang cian untuk memi yang manja ini.
Happy wedding for my Brother “Algusrinof S.T”.. :*

Bang Cian-Memi..
happy Wedding bg Cian,, 😀

Advertisements