Tidak ada sedikit pun niat ataupun pemikiran untuk membandingkan orang lain yang masuk dalam kehidupan ku. Semua orang itu diciptakan tidak sama, BERBEDA. Maka dari itu kenapa harus membandingkan diri kita dengan orang lain sehingga membuat kita mampu jatuh terpuruk dan sedih. Allah swt menciptakan manusia itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing tidaklah sama. Bila sama kenapa tidak DIFOTOKOPI saja?? *teringat salah satu teman ku berkata seperti itu* . Sedikit banyak memang benar, kenapa tidak dicetak sama saja bila memang harus sama, tapi bumi Allah swt itu luas makanya manusia itu diciptakan dengan perbedaan yang nantinya akan menjadi sebuah keindahan dunia karena perbedaan itu sendiri. Kita sebagai manusia hanya lah bertugas untuk membuat dunia ini menjadi baik dengan perbedaan satu sama lain, bukan perpecahan melainkan menjalin hubungan yang baik.

Sama hal nya dengan apa yang aku rasakan saat ini. Aku, Kau, dan Dia. Kita adalah 3 manusia berbeda dari semua segi kehidupan yang berbeda, kita dilahirkan dari background yang berbeda, dari budaya yang berbeda, dari didikan yang berbeda. Tapi saat ini kita berpayung dalam satu naungan yaitu sama-sama berada dalam bidang yang sama, pada akhirnya mencetak kita menjadi seorang tenaga medis seorang DOKTER GIGI *aamiin*. Saat ini tidak perlu untuk memikirkan kenapa aku tidak bisa seperti dirinya? atau kenapa dia bisa jauh lebih baik dari ku? atau aku tidak setara dengannya??
bukan itu pertanyaan yang diajukan saat ini. Melainkan adalah, bagaimana caranya aku mampu jauh lebih baik darinya, atau dia bisa kenapa aku tidak bisa?? itu yang harus dicantumkan dan ditanam dalam-dalam di sanubari. Sama hal nya dengan diriku, aku juga ingin menjadi seseorang yang baik yang sesuai dengan Dia harapkan, sesuai dengan sosok yang dia inginkan, meskipun aku tidak tahu siapa, tapi aku tahu seperti apa yang dia mau. Aku percaya, bila aku dalam proses perbaikan diri, dia pun juga. ntah itu aku untuknya, atau aku untuk yang lain dan sebaliknya.

Buat apa engkau risau memikirkan kenapa aku tidak bisa seperti dirinya, bukan itu.. Aku bukan lah wanita yang luluh karena kata-kata cinta, karena apa?? karena sebelum itu, aku telah memiliki amunisi kalimat cinta yang begitu besar yang tidak akan pernah hilang ataupun punah dari keluarga ku. Aku mampu mendapat begitu banyak kalimat itu tanpa pernah kurang sedikitpun, sehingga aku merasa kalimat-kalimat cinta itu tidak begitu kuat untuk diriku. Kalimat cinta yang kuharapkan adalah dari sosok yang halal yang disimpan selama ini oleh Allah swt, terlepas itu dirimu ataupun dirinya. Tapi saat ini, aku hanya ingin menjadi yang baik bagi siapapun, semoga allah swt ridho dengan apa yang aku harapkan.

Pernah kau bertanya, kenapa aku tidak bisa seperti dirinya dimata dan dihati ku? sekarang, aku kembalikan pertanyaan itu, berikan aku satu alasan saja bagaimana bisa aku tidak menyukai dan memasukkan namanya didalam doa ku bila Dia adalah sosok imam yang kuharapkan?? ya, satu alasan saja yang membuat ku benar-benar menutup mata untuk yang lain karena aku mengharapkannya. Aku masukkan dia dalam doa ku, karena apa? karena 1 alasan tadi. Sekarang, tolong berikan aku satu alasan bagaimana aku tidak menyukainya?? #sederhana bukan??

Give me a reason, kenapa aku belum bisa membuka hati untuk mu, karena aku juga belum menemukan alasan kenapa aku tidak bisa untuk tidak menyukai dirinya.. MFY. ya, inisial itu yang ada didalam doa ku. Di ramadhan ini, aku berdoa dan berharap suatu saat dan di kondisi yang tepat, bahwa dia lah yang disimpan allah swt untuk ku, tapi bila tidak, aku hanya berdoa semoga yang disimpan allah swt adalah orang yang benar-benar pantas untukku, yang baik untukku karena aku yang selalu belajar untuk menjadi orang yang baik ditiap harinya.. Aamiin..