Ternyata ujian untuk ku masih belum usai dan selesai. Ya, manusia memang butuh ujian, termasuk aku, tapi aku takut bila aku tak mampu menanggungnya sesuai kekuatan ku. Sedih dan merasakan perih hari ku yang ku jalani untuk sebuah karya nyata hasil keringatku yang bernama “skripsi”. Kemarin cobaan datang dengan sebuah berita dari dobing 1 ku melalui berita dia berangkat ke swiss dan meninggalkan aku sebagai anak bimbingannya dengan menggantung sidang proposal ku.. Menyuruh ku untuk bertemu dengannya kembali setelah tanggal 12 september. Ketika hal itu datang, ternyata berita yang membuat kaki ku lemas adalah mendapat sms balasan dari dobing 2 ku bahwa dia habis di opname dan belum bisa membimbing ku. Apa lagi ini?? Sementara dari kedua pihak telah menyuruh ku untuk mempersiapkan berkas sidang proposal. Waktu telah menjepit ku, tapi daya ku tak mampu.. Ya robb.. Kepada siapa aku mengadu selain kepadamu.
September telah sampai di ujung, bagaimana kabar dari penelitian ku, mengolah data ku, dan sidang akhir ku. Aku ingin desember ceria untuk mereka, untuk kedua orang tua ku. Untuk mama, untuk papa. Tapi bila seperti ini keadaannya sungg aku takut yang robb, aku takut bila aku tak mampu… 😦
Harapan kecil ku dihari kamis diawali dengan tangis di pagi kamis..