Pada akhirnya cerita ini berakhir, berakhir dengan keadaan yang fifty-fifty. Bisa dikatakan baik atau sebaliknya. Ya, akhirnya kau mengatakan “menyerah, dan tidak sanggup” kau mengutarakan 2 kata itu dan aku hanya mampu membalasnya juga dengan 2 kata “terima kasih dan maaf”..

Tepat tanggal 19 maret 2013 kau mengutarakan itu kepadaku, dan tetiba aku mencoba untuk mengingat kapan kau mengutarakan perasaan itu secara gamblang terhadapku.. tanggal 12 Juni 2012. Aku kembali menghitungnya, 9 bulan 7 hari (terhitung dari pengutaraan kalimat itu), dan selama itu sudah begitu banyak cerita yang tertulis baik didalam buku harian ku, didalam blog ku,tumblr ku, dan cerita-cerita lainnya yang ku utarakan kepada kedua orang tua ku, sahabat ku dan teman ku. Kau baik, dan aku percaya kau akan mendapat yang baik tapi aku berharap itu bukan aku. Aamiin… Kita hanya memiliki situasi yang menyenangkan bila menjadi seorang teman biasa tanpa lebih, tanpa melibatkan perasaan didalamnya, karena aku belum mendapatkan posisi menjadi layaknya teman dimatamu semenjak pertama kali kita kenal di kampus.

Terimakasih kepada KKN, yang menjadikan kita memiliki waktu untuk menjadi teman seperti yang aku harapkan, tapi kenyataannya berbeda, kedekatan itu melibatkan perasaan didalamnya yang menjadikan kau dan aku sebagai tokoh utama. Ya, aku menghitungnya 9 bulan 7 hari melainkan kau menghitungnya lebih dari itu, entahlah..aku juga tidak tahu yang mana yang benar karena perasaan itu timbulnya dihatimu terlebih dahulu.

Ada perasaan lega yang teramat sangat dihati, namun tidak dipungkiri ada perasaan sedih karena secara sadar dan tanpa sadar aku merasakan telah menyakitimu dan mengecewakanmu. Menunggu selama itu, berusaha selama itu, dan sering kali kau menahan sakit terhadap semua sikap ku. Maafkan aku, kau orang terhebat yang pernah kukenal. Aku terima bila kau marah kepadaku, dan mungkin memang itulah yang pantas ku terima. Terimakasih, sekali lagi terima kasih. Dan Maafkan aku..Maafkan aku, dengan kerendahan hati aku meminta maaf.

Suatu saat kau dan aku akan bertemu dengan sosok yang kita harapkan, yang kita doakan selama ini. Jadilah yang terbaik untuk siapapun, karena kodrat kita adalah berusaha untuk memperbaiki yang salah dan mencari yang benar. Maafkan aku..

Aku menulisnya sangat singkat, namun akhir cerita ini amat panjang.. Aku ingin sekali beri tahu kesemuanya bahwa kau adalah orang yang memiliki banyak waktu untuk ku, pendengar cerita ku yang tak pernah bosan dan jemu, pembelajar yang cukup baik, berkorban terlalu banyak untuk ku, pemerhati meskipun sedikit melow..hahaa..

Ya, tetaplah menjadi dirimu sendiri, tidak perlu membandingkan diri sendiri kepada orang lain karena kau sendiri yang berkata bila semua orang diciptakan sama kenapa tidak “difotocopy saja”.. sedikit banyak itu memang benar, tapi bila kau bertemu dengan sosok yang kau rasa lebih baik dan lebih hebat dari diri sendiri maka ambil saja manfaat nya dengan mencontoh apa yang baik dari orang tersebut.. Percayalah, setiap manusia itu unik begitupun dirimu. Semangat menuju perbaikan, terima kasih dan maaf.

Sekali lagi aku ingin mengutarakan, sampai saat ini dia memanglah orang yang aku kagumi, tapi bukan berarti aku tidak membuka hati untuk mencoba dengan orang lain namun saat ini itu bukanlah prioritas yang aku pikirkan.. Maafkan aku, maafkan aku.. Maafkan aku.

Selalu ada doa yang terbaik untuk kita. Bila kali ini kau menyerah dan tak sanggup, aku harap bila kau bertemu dengan sosok wanita idamanmu teruslah berjuang sehingga dia menjadi milikmu. Oke teman, karena kau adalah teman hebat ku.. :). Maaf dan terima kasih..