Tetiba ingin nulis dan sekedar berbagi saja tentang “jodoh” dimana menjadi perbincangan yang amat seru antara aku dan kur2.. (Lagi2 si kur2), karena ya memang sudah 3 tahun lebih tidak bertemu, atau lebih tepatnya aku dan dia memang jarang dan sulit sekali bertemu meskipun aku pulang ke Jambi, tapi dengan kesibukan dia menjadi perawat IGD membuat dia sulit punya waktu untuk bertemu dan kalau sekedar BBM an saja sepertinya tidak akan menyenangkan seperti beberapa hari lalu.

Tetiba saja kami berdua membicarakan mengenai jodoh. Ya, agak sedikit canggung memang karena sudah lama tidak bertemu dan pas ketemu topik tentang jodoh menjadi pembicaraan dari awal bertemu sampai rizky mengantaar ku pulang dan masih saja berlanjut via BBM an. Dan hari itu aku dan kur2 sama2 saling mengucapkan terima kasih karena telah membuat pertemuan kami menjadi sangat menyenangkan dan saling berbagi. Maka dari itulah bila pulang ke Jambi aku selalu memberi tahu dia, karena kami yakin akan banyak cerita yang akan kami bagi bersama tentunya sebagai sahabat baik pasti.

Sebelum aku bercerita apa pembicaraan kami mengenai jodoh, terutama pembicaraan jodoh ala rizky.. izinkan dulu aku mengambarkan bagaimana dirinya. Dia adalah teman laki-laki ku waktu aku SMA, suka sekali membuat ku kesel dan sebel dulu waktu sekolah, sangat suka sekali tersenyum sambil mengaruk leher atau kepala untuk menghilangkan canggung, malu, dan sebagainya. Bergaya rambut SPIKE, tinggi, suka sangat dengan bola dan pengetahuan agama dia cukup menjadi andalan baginya bila mengharuskan untuk mengeluarkan beberapa hadist, beberapa firman2 Allah swt. Ya.. itulah rizky, meskipun nakal dia tetap saja tidak mampu membuat ku marah karena kenakalannya.

Tentang Jodoh!! entah berawal dari percakapan apa aku sedikit lupa, yang aku ingat memang perbincangan jodoh menjadi topik utama. Mungkin mengingat umur yang tidak lagi remaja dan memang usia dewasa sehingga perbincangan jodoh menjadi topik hangat kami berdua.

Kur2 sempat berkata : “vem, Tulang rusuk adam itu tidak akan pernah tertukar. Yakinlah..”, dan aku hanya senyum sambil mengiyakan. Kemudian aku bertanya : “kur, sekarang udah kerja kayak gini, gimana? udah ada dong ya? dan udah ketemu kan ya?” Kur2 menjawab : “vem, kalo sekarang aku ngak nyari lagi la yang pacar2 an itu, tapi kalo ditanya ada yang deket iya ada, tapi aku masih belum yakin, karena aku masih ngelihat apa emang dia untuk calon pendamping aku..” Dan aku hanya mengangguk sambil tersenyum.

Kemudian kur2 berkaata lagi : “vem, udah lama banget ya kita ngak ketemu.. kira2 pertemuan kita sekarang ini sebuah kebetulan atau kebenaran?? sambil tersenyum geli..

Aku menjawab : “kur… kalo cuma kebetulan sih kayaknya ngak deh karena kan tiap aku balik kita selalu coba usahain untuk ketemu tapi dari kemaren2 gak bisa kan, nah kalo sekarang berarti udah direncanakan dong”

Kur2 terus menjawab : ” nah,, berarti bukan kebetulan dong ya, apakah suatu kebenaran??” sambil masang muka senyum gak jelas..

Aku menjawab lagi : “gini ya kur,, jodoh itu bukan hanya bercerita sosok pendamping aja, tapi juga setiap hal yang kita temui hari ini dan itu dikatakan jodoh kita. Misal, nih ya aku berjodoh bertemu dengan bapak yang ngendarain motor dengan plat *blabla..* (sambil kusebutkan no polisinya), nah itu berarti aku berjodoh dengan bapak yang ngendarain motor itu. Jadi,jangan semua hal tentang jodoh itu berbicara tentang istri, maupun suami. Nah, hari ini adalah jodoh ku bertemu dengan kur2 yang udah lama banget ngak ketemu kawan… gitu..”

Kur2 menjawab : “oke..iya ngerti, tapi siapa tau vem kalo pertemuan kita malam ini adalah suatu kebenaran dari Allah swt”..

Aku hanya diam dan senyum serta mentoyor kepala nya yang menurutku agak keluar dari topik..hhaa.

Kembali mengenai jodoh, rizky membahas lagi..

Kur2 : “vem, ingatlah. Udah tertulis di Al-Qur’an kalo laki-laki yang baik itu untuk wanita-wanita yang baik. Dan Laki-laki yang jahat untuk wanita-wanita yang jahat. tau kan??”

Aku : “iya kur.. aku tau kok..”

Lalu, aku berkata : “kur.. aku cuma mau nyaranin, kalo nyari calon istri carilah calon istri yang tau kamu itu luar dalam, yang mengerti kamu, yang bukan hanya menerima kamu disaat kamu lagi senang tapi juga harus tau kamu lagi susah, tau kamu dari nilai NOL nya kamu kur, aku takut kalo nanti kamu dapat cewek yang justru bakal buat kamu susah karena cuma hanya nerima kamu lagi senangnya aja. Ngerti kan kur ” *nada pembicaraan agak serius

Kur2 menjawab : “nah,, bener vem.. Iya, itulah vem.. makanya aku saat ini mencari sosok itu vem..”

Kemudian, masih ada lagi perbincangan banyak kami, yang bukan hanya mengenai Jodoh saja, melainkan banyak hal yang membuat aku dan kur2 tersenyum dan tertawa dan terlihat satu sama lain menikmati pertemuan yang telah lama tidak terjadi.

Seketika waktunya dia pulang dan pamit dengan ku,,

kur2 berkata : “vem, ngak banyak orang yang tau tentang aku. Ngak banyak orang yang tau tentang luar dalam aku kayak kau vem.. Kau tau aku kan vem.. makanya banyak hal yang pengen aku cerita.” Aku hanya mengangguk saja mendengar nya.

Kur2 berkata lagi dengan ekspresi sedikit serius : “vem, malam ini saksinya.. Aku cuma mau pesan, hati2 disana, baik2 jaga diri dan CEPAT BALIK, CEPAT KEMBALI.. Oke? ”

Aku terdiam sambil cuma bisa senyum dan mengangguk.. “iya kur..udah malam, pulang lah ya..”

Kur2 berkata : “iya, ya udah.. Ingat ya, pesan aku tadi… Salam buat mama dan uni ya.. jaga diri baik2 disana.”

Aku?.. Aku mengangguk dan kami bersalaman..

Dan berlanjut di BBM an,dia menuliskan di status BBM  nya “tulang rusuk adam tidak akan tertukar #jodoh” dan di akhir chat BBM ku dengan nya dia kembali berkata “vem, nama kau selalu ada dalam doa ku, meskipun nama aku tidak ada di dalam doa mu. terima kasih untuk maalam ini ya vem, udah lama ngak ngerasain tertawa lepas kayak malam ini, makasih ya.. Cepat Kembali.. Assallamu’alaikum”

Ya, kur2 memang sahabat terbaik ku, meskipun kerjaannya berantem waktu SMA tapi bila aku dan dia bertemu selalu saja menyenangkan dengan mengingat masa sekolah dulu, dan pembicaraan mengenai masa depan kami masing-masing dengan segala impian kami. Someday, kita akan bertemu lagi kur dengan segala pembicaraan yang lebih baik lagi.. Insyallah. 🙂