Selalu banyak orang berkata, ibu itu memiliki kontak batin kepada anaknya. Makanya, kenapa kalo terjadi pada anaknya yg sedang jauh dari dekapan mereka akan tersontak dan ada signal yg dikirim kepada nurani seorang ibu.. Jangan tanya kenapa? Karena aku pun belum pernah merasakan itu, ya emang belum jadi ibu.

Seperti halnya mama. Kalimat mama yg selalu terngiang dalam pikiran ku mengenai sosok pria yg tak jauh dgn ku. Sembari mama berkata “very hard and like angry.. Are you sure with him? Mommy,very affraid if you hurted with him.. Very..”

Lagi lagi. Bisa jadi itu kontak batin yg dirasakan ibu. Tapi kita? Anaknya seakan selalu mencerna nya dengan logika. Sementara,perasaan tidak sama dengan logika.

Mungkin aku harus mencoba utk mencari kebeneran yg lebih nyata bahwa memang kontak batin mama adalah sesuatu yg tidak akan pernah salah.

Tunggu waktunya, bila kontak batin mama itu benar adanya, akan aku selesaikan sampai selesai.

Advertisements